Sudah tidak asing bagi kita sebagai kawula muda Indonesia
mendengar dan bahkan menggunakan bahasa “gaul”. Bahasa gaul merupakan bahasa tidak baku yang
sering kali di gunakan oleh anak anak muda. Alih alih menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar, sebagian dari pelajar atau anak muda sering menulis kata
kata yang sulit dimengerti dan sulit
dipahami.
Bahasa Indonesia, sebagai alat pemersatu bangsa merupakan
alat komunikasi yang sehari – hari digunakan oleh masyarakat, bahasa ini juga
bukan sembarang bahasa, bahasa Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 besar
bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Selain itu, anak anak muda sangat kreatif dan imajinatif
dalam mengfungsikan bahasa sebagai seni, seperti membuat
sajak yang memiliki arti dalam dan indah, membuat lirik lagu yang sarat
dengan makna, membuat cerpen inspiratif, dan lain lain, tetapi disisi lain
mereka pun senang menulis singkatan atau plesetan seperti kata “keles”
“kamseupay” “kepo” “bingitsz” dan sebagainya yang merupakan kata tidak baku yang
kurang tepat dan sering disebut gaul
oleh mereka. Adapun bahasa alay yang dipadupadankan dengan huruf besar dan
angka seperti “chAma chama y” “ Aq chynx chahabatt” dan “Aq 4 u tax phernahh
chakitt” sama sekali pusing untuk dibaca dan tak enak untuk didengar, sebagian anak muda juga suka berbicara alay
atau berlebihan . Fenomena yang baru dan lucu didengar adalah kata “cabe-cabean”, cabe sendiri adalah buah yang rasanya pedas
dan memiliki cita rasa tinggi, tetapi kata “ cabe-cabean” saat ini adalah gadis
berpakaian minim yang biasanya bermesraan dengan pembalap motor liar di tempat
umum. Ada juga “terong-terongan” dan
masih banyak lagi, sungguh prihatin dengan bahasa anak muda di zaman modern
ini, tapi itulah warna bahasa, jika tak ada kata-kata seperti itu, bahasa tidak
akan menarik dan lucu untuk dibicarakan ataupun ditertawakan.
Maka dari itu pendidikan dalam bahasa itu penting dan menjadi
hal yang sangat berguna bila dipelajari, karena sesungguhnya dengan menggunakan
bahasa yang baik, kita turuk melestarikan bahasa Indonesia. Kesimpulannya
belajarlah bahasa dengan baik dan benar dimanapun karena tiap kata atau kalimat
yang kita pahami bisa menjadi ilmu yang
bermanfaat baik saat ini ataupun dimasa yang
akan datang.
Ahmad Syaeful
MAN 1 BANDUNG
0 komentar:
Posting Komentar