“Pernahkah teman-teman mengeluh, KBM sekolah
kita terlalu lama ?”
Lama KBM (perhari) di sekolah di Indonesia adalah salah satu waktu KBM yang
lama di Dunia. (Coba cari
perbandingan KBM dengan negara tetangga (ASEAN), dan Finlandia)
Kita juga masih disibukkan dengan UTS dan UAS yang dilaksanakan
satu minggu serta
PR yang banyak. Menurut saya, kadang hal ini dapat membuat pelaksanaan
belajar mengajar tidak efektif.
Buktinya, kebanyakan murid kini banyak yang terkesan hanya ingin mengejar nilai
tinggi bukan ilmu yang tinggi.
Pendidikan Bermutu,
Pendidikan Impian
Pendidikan yang baik secara
sarana prasarana dan berkualitas untuk menghasilkan murid-murid cerdas
secara intelektual serta emosi adalah impian semua orang. Selain itu,
sekolah
tanpa PR menjadi sekolah impian untuk kebanyakan murid sekolah dasar dan menengah. Apalagi
tanpa UAS dan UTS, mungkin
anak-anak
muda berduyun-duyun
ingin pergi ke Sekolah. Tahukah
kamu Negara yang menerapkan sekolah tanpa PR dan KBM (perhari) hanya 5 jam? Itulah Negara yang mendapat sanjungan karena memiliki sistem
pendidikan terbaik dan murid terpintar,
Finlandia.
Pelajar di Finlandia mendapatkan waktu istirahat 3x lebih lama
dari negara lain. Efektifitas
pelaksanaan belajar mengajar terlihat dari waktu belajar ini. Meski hanya 45 menit dan istirahat
15 menit, tapi sukses membuat
pelajar Finlandia mendapat ilmu yang optimal dalam sehari di sekolah. Waktu
istirahat pun diisi dengan makan siang bersama di kafetaria secara gratis.
Kelebihan lainnya, pelajar di Finlandia pun bisa memilih pelajaran-pelajaran yang
ingin mereka perdalam. Guru-guru di Finlandia pun mendapat standar pendidikan
yang tinggi secara gratis atau dibiayai oleh pemerintah. Pekerjaan menjadi guru
pun menjadi pekerjaan dengan gaji tertinggi kedua di Finlandia. Hal lain yang
mengagumkan dengan pendidikan di Finlandia yaitu tidak ada UAS/UTS yang full
satu minggu, tidak ada juga sistem peringkat kelas di Finlandia. Para guru punya
mainset bahwa murid-murid di
Finlandia pintar-pintar, tidak ada yang bodoh.
Pendidikan Kita, Indonesia
Bisa ?
Pendidikan tidak dapat dipisahkan dengan
sistem pendukung, semisal kebijakan pemerintah. Butuh kebijakan pemerintah yang
saling bersinergi untuk membangun pendidikan. Pendidikan tidak boleh dilihat
sebagai pasar, sehingga biayanya malah semakain mahal setiap tahunnya. Dukungan
terhadap tunjangan gaji guru pun harus sangat diperhatikan oleh negara. Karena
dari beliau-beliau lah kita mendapatkan pengajaran. Hal ini tentu belum cukup,
harus ditambah lingkungan sosial yang mendukung pendidikan, jauh dari tontonan
yang buruk, pengaruh yang menyesatkan. Yang kesemuanya kini, mirisnya
meniadakan aturan Allah dalam keberlangsungannya.
Maka dari itu, sebagai generasi penerus bangsa, kita
harus sama-sama membangun Negara ini, membangun pendidikan yang berkualitas
untuk kemajuan Negara tercinta. Pendidikan di Negara kita ini sedang dalam
proses jadi jangan mengeluh dengan sistem pendidikan di Negara kita. Mulailah dengan
disiplin dan bersungguh-sungguh dari diri kita sendiri untuk membangun hal yang
besar. Yuk sadari masalahnya, mari kita kembali ke aturan Allah untuk
mendapatkan keridhoan dan kesejahteraan dalam hidup di dunia, dan kelak di
akhirat. Aamiin !
KJS MAN 1 BANDUNG
0 komentar:
Posting Komentar